Selasa, 03 November 2020

Seberapa Pentingkah Asuransi Kesehatan Rawat Jalan? Mari Simak Penjelasannya!


Rawat Jalan

Sehat itu mahal harganya karena itulah  harus senantiasa dijaga. Bayangkan, bila kesehatan tubuh tidak diprioritaskan, tentu akan sangat merepotkan ketika jatuh sakit. Belum lagi, jika diharuskan untuk rawat inap di rumah sakit, tentu akan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit, kecuali kamu menggunakan asuransi rawat jalan PRIMA.

Asuransi memang sangat diperlukan di saat-saat seperti itu. Tanpa asuransi, mungkin isi tabungan akan terkuras habis akibat menginap bermalam-malam di rumah sakit. Bahkan, bisa memunculkan masalah, seperti tagihan, dan lain sebagainya.

Dengan adanya asuransi, seperti asuransi kesehatan, misalnya, maka segala risiko kesehatan yang menimpamu akan ditanggung oleh pihak asuransi. Asuransi kesehatan ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu:

-          Asuransi Rawat Inap. Jenis asuransi satu ini diperuntukkan untuk menanggung biaya perawatan selama dirawat di rumah sakit, mulai dari biaya kamar, jasa dokter, laboratorium, pembedahan, obat-obatan dan lain sebagainya. Biasanya, penggolongan asuransi dilakukan menurut kelas kamar dan sesuai dengan polis asuransi yang dipilih.

-          Asuransi Rawat Jalan. Asuransi ini diberikan sebagai manfaat tambahan dari asuransi sebelumnya. Di mana, menanggung biaya dokter, laboratorium, dan obat-obatan. Umumnya, penyedia layanan asuransi memiliki kebijakan seperti pembatasan pelayanan. Misal, harus mendapatkan rujukan dokter umum bila ingin mendatangi dokter spesialis.

Lalu, seberapa pentingkah sebenarnya asuransi rawat jalan? Jawabannya, penting sekali. Sebab, pada dasarnya sebagian besar dari kita akan lebih sering mendapatkan pengobatan rawat jalan dibanding rawat inap karena itu dibutuhkan asuransi sebagai bentuk penjaminannya.  

Beda halnya dengan asuransi rawat inap yang hanya dapat diklaim ketika kamu harus menjalani rawat inap di rumah sakit, asuransi rawat jalan bisa diklaim untuk mendapatkan berbagai tindakan pengobatan tanpa batas waktu. Tentunya, selama rumah sakit bekerja sama dengan perusahaan asuransi yang dimiliki.

Jadi, bisa disimpulkan bahwa manfaat asuransi rawat jalan memang lebih maksimal dibanding asuransi rawat inap. Sebab, saat seseorang sakit, maka biasanya mereka hanya memperoleh pengobatan tanpa harus menjalani rawat inap di rumah sakit dan kebanyakan dari mereka lebih memilih untuk memulihkan diri di rumah.

Lantas, bagaimanakah cara mengajukan klaim asuransi kesehatan rawat jalan ini? Ada dua metode, yakni cashless dan reimburse.

-          Cashless. Sebagian besar nasabah asuransi lebih menyukai metode ini. Sebab, saat berobat, mereka hanya perlu menunjukkan kartu asuransi, tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Kartu tersebut bisa digunakan pada rawat jalan maupun rawat inap.

-          Reimburse. Sebetulnya, metode ini lebih praktis dibanding cashless karena nasabah bebas menentukan rumah sakit manakah yang hendak dituju. Namun, untuk biaya pengobatannya sendiri baru dibayar setelah nasabah keluar dari rumah sakit. Untuk proses pengajuannya sendiri nasabah tinggal melengkapi formulir, menyerahkan dokumen, dan memberikan kuitansi asli pembayaran dari rumah sakit ke pihak asuransi, maka nantinya akan mendapatkan penggantian biaya.

Itulah dia penjelasan mengenai asuransi rawat jalan. So, selalu jaga kesehatan supaya kamu tetap bisa bebas beraktivitas dan menjalani apapun yang kamu suka, ya.

 


Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

 
biz.